Phytoplankton adalah organisme mikroskopis fotosintetik yang hidup di perairan, terutama di lautan dan danau. Mereka merupakan kelompok utama dari plankton, yang merupakan organisme yang melayang-layang secara pasif di dalam air. Phytoplankton adalah produsen utama dalam rantai makanan laut karena mereka mampu mengubah energi matahari menjadi bahan organik melalui proses fotosintesis.
Phytoplankton terdiri dari berbagai jenis mikroorganisme, termasuk alga uniseluler seperti diatom, dinoflagellata, dan cyanobacteria. Mereka memiliki kemampuan untuk mengambil nutrien seperti nitrogen, fosfor, dan karbon dioksida dari air, dan menggunakan energi matahari untuk menghasilkan makanan dan oksigen.
Peranan phytoplankton dalam ekosistem laut sangat penting. Mereka menjadi sumber makanan bagi hewan-hewan planktonik seperti zooplankton, yang kemudian menjadi makanan bagi organisme yang lebih besar seperti ikan, burung laut, dan mamalia laut. Selain itu, phytoplankton juga berperan dalam siklus karbon global dengan menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan mengubahnya menjadi bahan organik. Proses ini membantu mengurangi konsentrasi karbon dioksida di atmosfer dan berperan dalam mengatur iklim Bumi.
Selain manfaatnya dalam rantai makanan dan siklus karbon, pertumbuhan phytoplankton juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti suhu air, keberadaan nutrien, kepadatan cahaya, dan komposisi kimia air laut. Perubahan dalam faktor-faktor ini dapat mempengaruhi komposisi dan kelimpahan phytoplankton, dan oleh karena itu memiliki dampak pada keseluruhan ekosistem laut.
Baik kita menyelam lebih dalam tentang Green water(air hijau) lebih dalam lagi. Alga adalah tumbuhan yang hidup dan alga dibedakan menjadi beberapa macam jenisnya. Apa itu mikroalga ?, Mikro = kecil, Alga = sekelompok organisme yang memiliki klorofil untuk berfotosintesis dan tidak memiliki akar, batang, dan daun
Mikroskopis,Bersel satu atau bersel banyak (soliter atau koloni) Sering disebut Fitoplankton (Phytoplankton)
Tidak memiliki akar, batang dan daun Umumnya akuatik dan hidup bebas dan simbiotik.
Didalam green water seperti mikroflora bermacam-macam mikroorganisme yang hidup didalamnya termasuk alga cyanobacteria (sel bakteri) Alga dapat dikategorikan ke dalam tujuh jenis utama, masing-masing dengan ukuran, fungsi, dan warna yang berbeda. Divisi yang berbeda meliputi:
Klasifikasi Cyanophyta: Blue green alga (alga hijau biru) merupakan alga yang paling sederhana.Dalam beberapa hal,strukturnya mirip dengan sel bakteri sehingga sementara ahli ada yang menggunakan istilah bakteri hijau biru (Alga Cyanobacteria) organisme tersebut memiliki klorofil a sebagai organ fotosintesis yang berbeda dengan klorofil pada bakteri fotosintesis. Selain itu, Alga Cyanobacteria tersebut juga melepaskan O2 sebagai hasil fotosintesis yang tidak dijumpai pada bakteri.Alasan inilah yang menempatkan organisme tersebut dalam kelompok tersendiri,yaitu Cyanophyta.
Habitat hidup perairan (terutama perairan tawar) dan tempat-tempat lembab. Mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas) sehingga alga Cyanobacteria ini merupakan salah satu vegetasi perintis Alga Cyanobacteria uniseluler: Chroococcus : hidup di air/kolam yang tenang Gloeocapsa : hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain
Uniselluler/koloni dan dengan spora Berbentuk benang Dapat membentuk hormogonium yang motil. Contoh: Chamaesiphon confervicolus,Mempunyai percabangan semu Dapat membentuk hormogonim Contoh: Nostoc, Anabaena, Oscillatoria, Rivularia
Ada sebagian alga Cyanobacteria yang dapat menyuburkan tanah karena mampu memfiksasi N2 dari udara,misalnya Nostoc dan Gloeocapsa. Anebaena bersimbiosis dengan tanaman paku air Azolla yang hidup terapung di air.Daun Azolla mengandung nitrat hasil fisasi N2 oleh Anabaena. Kandungan nitrogen yang banyak di dalam tanah adalah sutu pertanda kesuburan tanah itu Itu beberapa jenis alga Cyanobacteria mulai dikembangkan untuk sumber makanan yang bernilai gizi tinggi,misalnya Spirulina maxima yang dimanfaatkan untuk sumber protein disebut Protein Sel Tunggal. Dalam kehidupan alga Cyanobacteria dengan memproduksi dan melepaskan oksigen (sebagai produk sampingan dari fotosintesis) Alga Cyanobacteria yang dapat merugikan: Alga cyanobacteria menghasilkan berbagai racun yang dikenal sebagai cyanotoxins yang merugikan karena menyebabkan kematian organisme di dalam air maupun yang meminumnya air beracun ini bagi manusia dan hewan termasuk zooplankton-ikan bisa terjadi kematian. Contohnya jenis alga, Microcystis aurugynosa, Anabaenaflosaquae, dan Aphanizomenom sp.
Klasifikasi Chlorophyta: Berdasarkan bentuk dan dapat tidaknya bergerak, Chlorophyta digolongkan menjadi beberapa genus, jenis ini sering disebutkan mikro alga. Alga hijau bersel satu tidak bergerak: contohnya:Chlorococcum sp. Ciri-cirinya: Tubuh bersel satu, tempat hidup air tawar, bentuk bulat telur,setiap sel memiliki satu kloroplas bentuk mangkuk.Reproduksi dengan membentuk zoospora (secara aseksual)
Alga hijau bersel satu ini sering di sebut sel murni dapat bergerak:contohnya: Chlamydomonas sp,chlorella sp, H.pluvialis.sp
Ciri-cirinya: Bentuk sel bulat telur memiliki 2 flagel sebagai alat gerak terdapat 1 vacuola, satu nukleus dan kloroplas. Pada kloroplas yang bentuknya seperti mangkuk terdapat stigma (bintik mata) terdapat pirenoid sebagai tempat pembentukan zat tepung.
Reproduksi aseksual dengan membentuk zoospora dan reproduksi seksual dengan konjugasi
Alga hijau berbentuk koloni dapat bergerak:contohnya: : Volvox Ciri-cirinya: Volvox ditemukan di air tawar Koloni berbentuk bola jumlah antara 500 - 5000 buah Tiap sel memiliki 2 flagel dan sebuah bintik mata Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan seksual dengan konjugasi sel-sel gamet
Jenis alga ini sering di sebut makro alga berbentuk benang (filamen):
Contoh: Oedogonium sp Ciri-cirinya: Ganggang ini berbentuk benang ditemukan di air tawar dan melekat di dasar perairan Reproduksi vegetatif dilakukan oleh setiap sel menghasilkan sebuah zoospora yang berflagela banyak. Reproduksi generatif adalah salah satu benang membentuk alat kelamin jantan (antiridium) dan menghasilkan gamet jantan (spermatozoid). Pada benang yang lain membentuk alat kelamin betina yang disebut Oogonium. Oogonium akan menghasilkan gamet betina (ovum). Sperma tozoid membuahi ovum dan terbentuk zigot. Zigot akan tumbuh membentuk individu.
Alga hijau berbentuk thalus:
Contoh: Ulva lactuca
Ciri-cirinya:
Ganggang ini ditemukan di dasar perairan laut dan menempel di dasar perairan
bentuk seperti lembaran daun. sering disebut dengan selada air dan dapat dimakan
Berkembangbiak secara vegetatif dengan menghasilkan spora
Spora tumbuh menjadi Ulva yang haploid,Ulva haploid disebut gametofit haploid.
Manfaat Alga Chlorophyta : Untuk jenis alga Fitoplankton di manfaatkan sebagai makanan untuk zooplankton dan semua jenis invertebrata. Alga ini juga di olah menjadi bahan makanan,suplemen,vitamin, es krim,kosmetik, farmasi,pupuk cair,cat, biodiesel berbasis alga dan masih banyak lagi alga dimanfaatkan dari jenis alga air tawar maupun jenis alga air laut yang bisa di manfaatkan tergantung tujuannya. Pada kesimpulannya didalam green water begitu beragamnya jenis sel alga yang hidup di dalamnya begitu juga alga jenis air laut juga beragam jenisnya dan manfaatnya.
Dalam pemahaman kultur sel murni skala laboratorium adalah Organisme uniselulerbersel satu (satu jenis dan satu bentuk) tidak boleh ada jenis lain selain jenis sel itu yang kita kultur (dibudidayakan), jika ada didalamnya jenis selain sel yang kita kembangbiakan termasuk bukan sel murni lagi sudah terkontaminasidengan jenis sel bentuk lain, Termasuk anggota jenis alga cyanobacteria dalam pemahaman kultur sel murni.
Kedatangan tamu dari teman-teman mahasiswi dari UNNES semarang belajar kultur mikroalga jenis chlorella Pyrenoidos ditempat kami Ugo PlanktonShop untuk bahan Skripsi
Kami Sedia Pakan Alami Plankton (Phytoplankton Dan Zooplankton.Untuk pakan Larva Ikan,Coral,Benur Udang,Kerang Dan Untuk Penelitian Dll.
Chydorus sp hidup di air tawar dan ukurannya sangat kecil dari kutu air moina atau daphnia magna. Spesies Chydorus terkecil yang ditemukan di dalam Great Lakes. (Wanita = 0,3 - 0,6 mm / Pria = 0,2-0,4 mm) Chydorus sp Subphylum: Crustacea Keluarga: Chydoridae
9
Sedia Bibit Murni Spirulina Platensis ,Mudah di kultur kami juga berikan pandua cara kulturnya. Spirulina cocok sekali di berikan pada zooplankton contohnya daphnia magna.amphipoda dan artemia. Spirulina juga bisa di berikan ke larva ikan,coral,kuda laut, benur udang dan jenis biota jenis lainnya. Spirulina juga bisa di berikan ke hewan unggas dan ruminansia sebagai suplemen pakan. Spirulina untuk manusia juga bisa tapi melalui proses terlebih dahulu. Kami Sedia Pakan Alami Plankton (Phytoplankton Dan Zooplankton.
Untuk pakan Larva Ikan,Coral,Benur Udang,Kerang Dan Untuk Penelitian Dll.
Contact person:
WA:085728100069
FB :UGOPLANKTONSHOP:
https://www.facebook.com/ugoplanktonShop/
Hewan-hewan ini disebut kutu air karena penampilan fisik dan gerakannya menyerupai kutu darat. Nama umum ini juga berlaku untuk 620 spesies berbeda. Keunikan Chydorus sp ukuran mulutnya lebih panjang seperti belalai gajah pendek, Chydorus masih saudara dekat dengan jenis Eubosmina lebih panjang dan runcing. Zooplankton Chydorus ukuran betina berkisar dari 0,4 hingga 0,6 mm, sedangkan jantan berkisar antara 0,4 hingga 0,5 mm. Chydorus sp umumnya hidup sedikit lebih dari 20 hari dan regenerasi. Namun, ketika makanan langka, mereka dapat hidup hanya sampai 10 hari. Perilaku Chydorus terutama didorong oleh kehadiran makanan. Kepadatan populasi mereka meningkat pada tingkat yang lebih cepat ketika lebih banyak makanan tersedia, dan mereka cenderung berkumpul di daerah-daerah di mana makanan dan cahaya berlimpah. Chydorus sp terutama menyaring pengumpan (Filter-feeding). Mereka memakan protozoa, diatom, dan alge lain dengan ukuran mulai dari 10 hingga 15 μm. Mereka memangsa Cyclotella , Microcystis , dan Chlorella.
Kami budidaya bibit murni chlorella/mikroalga tidak asal budidaya kami mengunakan teknik sistem bioreactor yang murah dan efisien. dan pupuk F/2 kami mengunakan standard lab dengan komposisi yg terukur untuk memacu pertumbuhan chlorella kami. selama kultur chlorella kami jaga kemurniannya dari terkontaminasi dari bakteri dan jenis2 sel lain nya.
kami tidak mengunakan sama sekali bahan EM4,TETES TEBU,KOTORAN HEWAN dll karena itu Bakteri bukan budidaya chlorella/mikroalga yang murni kami menjaga kemurnian mikroalga kami dari itu .
Kami menyediakan pakan alami untuk sistem kultur bentuk plankton hidup (live plankton) kami juga akan pandu cara kultur chlorella yang benar dan kami berikan tutorialnya setelah pemesanan.Sedia Bibit Mikroalga Phytoplankton:
-------------------------------
Nannochloropsis oculata
Chlorella vulgaris
Chlorella pyrenoidosa
Haematococcus pluvialis
Botryococcus braunii
Spirulina platensis
Dunaliella salina
Porphyridium cruentum (alga merah)
Chaetoceros (alga emas diatome)
Navicula (alga emas diatome)
Zooplankton:
--------------------
Rotifera Brachionus
Copepoda Oithona
Artemia Salina
Daphnia magna
Diaphanosoma
Amphipoda
Contact person:
WA:085728100069
FB :UGOPLANKTONSHOP:
https://www.facebook.com/ugoplanktonShop/
Kami sedia Plankton`net kusus 1 set A&B, Fungsi plankton`net untuk menyaring semua jenis zooplankton paling kecil sampai ukuran besar untuk memisahkannya. Plankton`net kaut dan awet untuk digunakan ukuran paralon 3 inci sudah pas untuk saring semua jenis zooplankton bisa juga untuk menyaring sel spirulina.
Amphipoda adalah krustasea zooplankton. Amphipoda dapat berfungsi sebagai sumber makanan gizi tinggi untuk ikan budidaya anda. Ukuran amphipoda relatif anda bisa sesuwaikan ukuran bukaan mulut ikan anda sesuwai ukurannya. Mudah dikultur dimedia apa saja tidak susah untuk merawat amphipoda untuk stock pakan berkelajutan ikan-ikan anda. Kami juga akan berikan tutorialnya panduan cara kultur amphipoda setelah pemesanan.
Copepoda dan amphipoda adalah krustasea mikroskopis yang membentuk mata rantai penting dalam rantai makanan laut. Organisme kecil ini adalah bagian alami dari rantai makanan plankton di lautan (ada juga copepoda air tawar ). Mereka memakan fitoplankton,bakteri,dan detritus. Mereka memasukkan protein dan asam lemak dari sumber makanan ini dan meprosesnya ke dalam paket yang sangat bergizi untuk dikonsumsi oleh hewan laut dan air tawar.
Cupang Plakat female makan Artemia dewasa/indukan untuk meningkatkan produktivitas telurnya di berikan pakan berkulitas protein tinggi,penting untuk memastikan diet seimbang. Tingkatkan jumlah pemberian makan per hari menjadi 2 atau 3 kali tetapi pertahankan porsi kecil untuk menghindari sembelit atau kembung ikan anda.
Phytoplankton Powder Spirulina dan Chlorella Suplemen pakan tambahan ikan,Udang,unggas dll.
Manfaat Phytoplankton kandungan nutrisi yang sangat tinggi merupakan sumber nutrisi terbaik abad ini kandungannya 100% berasal dari alam. suplemen yang sangat membantu dalam mencerahkan warna dan mempercepat pertumbuhan ikan hewan lain nya karena mengandung banyak zat gizi tinggi yang dibutuhkan ikan. Spirulina dan Chlorella kandungannya yang kaya akan protein nabati,Beta-Karoten,
Asam Lemak Esensial {GLA, Omega 3 (EPA dan DHA)}
Asam Amino Esensial (8 Jenis)\
Mineral-Mineral Penting (Ca, Mg, Zn, K)
Vitamin B12, Vitamin C dan E, pro Vitamin A, dll.
Manfaat Phyto Powder bagi Ikan,Udang,coral,zooplankton unggas dll:
*Mencerahkan warna kulit ikan dan hewan lain nya.
*Menaikan pertumbuhan rata-rata (Ikan,Udang tumbuh lebih cepat)
*mencegah terjadinya infeksi dan penyakit.
*Meningkatkan daya tahan/imunitas terhadap segala macam penyakit.
*Menabah nafsu makan dengan Gizi yang tinggi.
*Mempercepat pertumbuhan populasi zooplankton berkembangbiak.
CARA APLIKASI PHYTO POWDER:
Siapkan air hangan sebanyak 100-200ml
Masukan Phyto powder secukupnya atau seujung sendok kecil dan aduk hingga merata. Phyto powder bisa di campur dengan pelet ikan atau katul (dedak) untuk unggas, bisa juga di berikan pada burung tambahkan ke minumnya secukupnya. Untuk zooplankton bisa ditambahkan air lagi biar tidak terlalu pekat dan berikan secukupnya.
Spirulina dan Chlorella ini mikroalga komersial dan diakui dunia lembaga besar UNITED NATIONAL,WORLD HEALH ORGANIZATION,UNESCO,USDA. Makanan superfood dan makanan masa depan. Dengan Spirulina & Chlorella ikan akan menjadi lebih indah dan sehat.
Di alam, zooplankton adalah salah satu makanan utama ikan larva. Dua kelompok zooplankton yang dominan adalah Rotifera (rotifera) dan subkelas Crustacea, Copepoda (copepoda). Kedua kelompok ini merupakan mangsa yang disukai udang dan ikan dan merupakan pakan hidup yang paling sering digunakan oleh para culturists. Budaya larva yang intensif dari sebagian besar ikan laut bergantung pada pasokan zooplankton yang besar.
Rotifera
Brachionus plicatilis adalah spesies yang paling sering digunakan untuk memberi pakan ikan larva di pembenihan di seluruh dunia. Ini adalah spesies euryhaline, berenang kecil dan lambat, dengan nilai gizi yang baik. Ini sangat sesuai untuk dibudidaya masal karena sangat produktif dan mentolerir berbagai macam kondisi lingkungan.
Brachionus plicatilis, adalah rotifer kecil yang pertama kali dikembangkan sebagai makanan ikan larva di Jepang pada tahun 1950an. Sejak saat itu, banyak metode pembiakan telah dikembangkan. Lebih dari 60 spesies ikan laut dikulturkan menggunakan B. plicatilis sebagai pakan hidup.
Rotifera dapat mentolerir 1 sampai salinitas 97 ppt, namun reproduksiroduksi optimum terjadi di bawah 35 ppt. Sebagian besar fasilitas produksi menggunakan 10 sampai 20 ppt salinitas. Perubahan salinitas mendadak lebih dari 5 ppt dapat menghambat berenang atau bahkan menyebabkan kematian, sehingga aklimasi harus dilakukan perlahan dan hati-hati.
Konsentrasi suhu, salinitas dan umpan semuanya mempengaruhi laju pertumbuhan rotifera, namun suhu merupakan faktor yang paling penting. Suhu optimum untuk sebagian besar strain adalah 28 sampai 32 ° C (82,4 sampai 89,6 ° F). Di atas 28 ° C, salinitas dan ukuran regangan tidak terlalu kritis, namun kepadatan pakan sangat penting. Di bawah 26 sampai 28 ° C (78,8 sampai 82,4 ° F), strain yang lebih besar cenderung tumbuh lebih cepat daripada yang lebih kecil.
Rotifera memiliki kebutuhan nutrisi yang luas yang harus dipenuhi untuk menghasilkan kultur yang stabil. Mereka adalah pengumpan filter planktonik, memberi makan partikel organik yang dibawa ke mulut mereka oleh gerakan korona mereka. Korona adalah organ bersilia di daerah kepala yang mencirikan rotifera dan merupakan alat penggeraknya. Rotifera menelan banyak jenis pakan, termasuk bakteri, selama ukuran partikelnya sesuai, Pakan terbaik Rotifera adalah phytoplankton pakan alaminya untuk pertumbuhan rotifera.
Nilai gizi rotifera untuk larva ikan tergantung pada sumber makanan rotifera. Para periset telah menentukan bahwa asam lemak tak jenuh tinggi (HUFA) sangat penting untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan laut. kandungan gizi Rotifera yang mengandung DHA, 22: 6n-3, asam docosahexaenoic, dan EPA, 20: 5n-3, asam eicosapentaenoic, sangat berharga, dengan DHA lebih penting untuk larva ikan laut. Tergantung pada sumber makanannya, rotifera sekitar 52 sampai 59 persen protein, sampai 13 persen lemak, dan 3,1 persen n-3 HUFA.
Brachionus plicatilis rotifer euryhaline (mentolerir berbagai jenis salinitas )di Keluarga Brachionidae , dan mungkin satu-satunya rotifer yang penting secara komersial, diangkat dalamindustri akuakultur sebagai makanan untuk larva ikan. Ini memiliki distribusi yang luas di danau garam di seluruh dunia dan telah menjadi sistem model untuk studi ekologi dan evolusi.
Chlorella sp. merupakan alga hijau yang selnya berbentuk bulat, hidup soliter, berukuran 2-8 µm. Chlorella dapat dijumpai di perairan tawar, payau, dan laut.
Chlorella mengandung gizi yang cukup tinggi yaitu protein 42,2 %, lemak kasar 15,3 %, nitogen dalam bentuk ekstrak, kadar air 5,7 % dan serat 0,4 %. Chlorella juga menghasilkan suatu antibiotik yang disebut Chlorellin yang dapat melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Chlorella merupakan salah satu jenis Phytoplankton yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan, salah satunya digunakan sebagai makanan rotifera,copepoda dan daphnia atau sebagai media budidaya larva ikan.
Ini adalah fakta yang tak terbantahkan dalam akuakultur: produksi sangat ditentukan oleh kualitas tahap kehidupan pertama. Dengan formula pakan larva yang seimbang dan nutrisi gizi yang baik dan aditif kesehatan, Mempersiapkan larva, pasca larva, bibit dan remaja untuk menghadapi kondisi yang menantang dalam siklus produksi. Dan mengoptimalkan kesehatan dan ketahanan mereka, menghasilkan kelangsungan hidup yang tinggi, pertumbuhan yang mahir dan hasil maksimal yang maksimal.
Makanan merupakan salah satu faktor penunjang dalam perkembangan larva ikan, karena ikan membutuhkan energi untuk pertumbuhan, aktifitas dan reproduksi. Sebagian dari energi berasal dari makanan, demikian juga pertambahan biomass ikan sangat tergantung dari energi yang tersedia pada ikan tersebut. Oleh karenanya untuk memenuhi kebutuhan energi perlu diberikan makanan yang berkualitas tinggi sehingga memenuhi kebutuhan nutrisi ikan. Nilai nutrisi makanan, pada umumnya dilihat dari komposisi gizinya seperti kandungan protein, lemak, kadar air, serat kasar dan abu.
Adapun kandungan gizi dari rotifera adalah: kadar air 85,70, protein: 8,60, lemak: 4,50, abu: 0,70.
Kami Sedia Pakan Alami Plankton (Phytoplankton Dan Zooplankton.
Untuk pakan Larva Ikan,Coral,Benur Udang,Kerang Dan Untuk Penelitian Dll.
Mikroalga merupakan pembuka kehidupan di planet bumi ini, karena mikro- alga memungkinkan adanya makhluk hidup yang lebih tinggi tingkatannya di muka bumi. Menurut evolusi mikroalga diketahui telah hidup jauh sebelum manusia ada, dengan jarak sekitar beberapa ratus juta tahun. Mikroalga merupakan organisme autotrof (dapat membuat makanan sendiri) karena mikroalga mampu merubah hara anorganik menjadi organik dan merupakan organisme penghasil oksigen (O2).
Sifat mikroalga yang sangat menguntungkan bagi organisme lain memungkinkan organisme yang lebih tinggi tingkatannya untuk dapat hidup dengan produk-produk yang dihasilkan dari mikroalga,
salah satunya oksigen yang merupakan faktor penting penunjang hidup bagi sebagian besar organisme.
Phytoplankton merupakan jenis alga, termasuk ke dalam sub filum Thallofita yang mempunyai klorofil. Phytoplankton yang ada di seluruh dunia adalah sebagai produsen primer, dapat menyediakan makanan untuk fauna lebih banyak daripada seluruh flora yang ada di daratan.
Kapasitas fotosintesis dari semua phytoplankton yang ada di laut lebih besar daripada seluruh flora yang ada di daratan. Dengan adanya konsentrasi phytoplankton yang besar di laut maka terdapat banyak zooplankton sebagai konsumen primer bagi ikan, udang-udangan dan sebagainya.
Penyebarluasan teknologi dalam bidang budidaya phytoplankton berperan penting bagi pembenihan ikan dan udang laut.
Phytoplankton sumber pakan utama rantai makanan dilaut dan di air tawar. dikarena kandungan protein dan nutrisi Phytoplankton sangat tinggi semua yang hidup di perairan membutuhkan nutrisi dari Phytoplankton karena Phytoplankton seperti pabrik pakan seluruh diperairan .
Phytoplankton dapat dinikmati semua jenis zoopalankton, larva ikan, udang,coral, tanaman air dan invertebrata yang ada hidup di air semua membutukan phytoplankton untuk sumber pakan dan energynya.
Makanan merupakan salah satu faktor penunjang dalam perkembangan larva ikan, karena ikan membutuhkan energi untuk pertumbuhan, aktifitas dan reproduksi.
Sebagian dari energi berasal dari makanan, demikian juga pertambahan biomass ikan sangat tergantung dari energi yang tersedia pada ikan tersebut.
Oleh karenanya untuk memenuhi kebutuhan energi perlu diberikan makanan yang berkualitas tinggi sehingga memenuhi kebutuhan nutrisi ikan. Nilai nutrisi makanan, pada umumnya dilihat dari komposisi gizinya seperti kandungan protein, lemak, kadar air, serat kasar dan abu.
Menurut Anonimus (1990) Adapun kandungan gizi dari rotifera (Brachionus plicatilis) adalah: kadar air 85,70, protein: 8,60, lemak: 4,50, abu: 0,70.
Rotifera Brachionus sp. Umumnya bersifat omnivora dan suka memakan jasad-jasad renik yang mempunyai ukuran tubuh kecil dari dirinya, seperti : alga, ragi, bakteri dan protozoa. Brachionus plicatilis bersifat penyaring tidak selektif (non selective filter-feeder). Pakan diambil secara terus menerus sambil berenang. Makanan utama dari rotifera adalah phytoplankton dan plankton lainnya, detritus dan bahan-bahan organik terutama yang mengendap di dasar perairan. Brachionus plicatilis juga pemakan segala dan partikel-partikel yang berukuran sesuai dengan besar alat penghisapnya.